Update Buku :
Home » » DASYATNYA DZIKIR

DASYATNYA DZIKIR

{[['']]}
Kebenaran yang diterima dari hasil perenungan sendiri lebih utama daripada kebenaran yang diterima dari orang lain. Namun, perlu diketahui, menerima kebenaran dan menemukan kebenaran adalah dua hal yang berbeda. Menerima kebenaran berarti cukup dengan mengikuti. Sedangkan menemukan kebenaran hanya bisa terjadi melalui perenungan yang mendalam dan dinamis. 
Kebenaran yang ditemukan sendiri ibarat mata air yang tidak pernah kering. Sedangkan kebenaran yang kita terima dari manusia ibarat hujan di musim kemarau. Tentu saja kebenaran di sini bukan seperti kebenaran satu ditambah satu sama dengan dua, tetapi maksudnya adalah kebenaran yang bisa memberikan pencerahan bagi jiwa. Misalnya, perbuatan maksiat itu sama dengan menandatangani kontrak untuk hidup dalam kesulitan.

Proses untuk menemukan kebenaran adalah dengan berpikir dan berzikir, sebab ia akan menyuburkan akal dan jiwa kita sehingga kita mampu menjadi penyejuk bagi kehidupan ini. Orang-orang yang ditakdirkan hidup berdampingan dengan kita senantiasa akan merasa senang dan bahagia. Dengan berpikir dan berzikir akan tumbuh kecintaan dalam diri kita untuk menolong orang yang sedang kesusahan atau membantu orang yang sedang membutuhkan.

Dengan memahami kalimat-kalimat indah yang kerap kita zikirkan, baik seusai shalat, di sela-sela aktivitas kerja, saat duduk, berdiri, atau berbaring, kita akan merasakan pengaruh yang benar-benar nyata dalam kehidupan sehari-hari. Kalimat tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir akan menghidupkan ruh setiap pikiran, perkataan, serta perbuatan yang kita lakukan. Yang terpenting dari berpikir dan berzikir bukan kuantitasnya, namun juga besarnya pengaruh pada diri sendiri dan orang lain yang ditakdirkan hidupnya bersentuhan dengan kita.
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Hamdani Aji P | Indrastuti
Copyright © 2011. Yasin Coorporation - All Rights Reserved
Template Modified by Creating Website Published by Hamdani Aji P
Proudly powered by Wisanggeni